Related Parts *
 

Pendahuluan

Alterasi Epitermal

Alterasi Fluida Khlorida Netral

 
     

Alterasi Fluida Asam Sulfat

Model Mineralisasi Epitermal

Implikasi Dalam Eksplorasi Mineral

 
     

Penerapan Model Eksplorasi

Program Eksplorasi

Pustaka

 

Mail Me
 

Implikasi Dalam Eksplorasi Mineral

 
      Pemetaan Terperinci Rekonstruksi Epitermal Metode dan Alat  
 
Main Page Home Survey Feedback E-mail Me
 
Next | Bottom      
 

Implikasi Dalam Eksplorasi Mineral

  Agar kita berhasil mengeksplorasi lingkungan epitermal, rekonstruksi sistem epitermal fosil, jika datanya yang dimiliki, sebaiknya dilakukan, misalnya, pada Round Mountain Frontpiece.  
Previous | Next | Top      
 

Pemetaan Terperinci 

  Pemetaan kenampakan berikut ini akan menolong untuk membuat rekonstruksi lingkungan dekat permukaan pada suatu sistem hidrotermal tua (paleosystem), yaitu:
  • Pemetaan terperinci yang terpusatkan ke sumber (provenance) dan kerangka (setting), seperti breksi ekplosi (explosion breccias), telaga lumpur fosil (fossil mudpool), fosil sinter (fossil sinter sheets), breksi runtuhan (collapse breccias), dan acid-leach zones (yang dapat menampilkan daerah aktivitas fumarolik dalam sistem tua), dan
  • Pengzonean mineral alterasi (khususnya lempung).  
 
Previous | Next | Top      
 

Rekonstruksi Epitermal

  Perlu ditekankan bahwa, jika pernah ada, maka banyak kenampakan dekat permukaan ini yang akan terpindahkan atau bermigrasi dengan cepat oleh erosi permukaan. Tentunya prediksi level erosi (erosion level) atau level kedalaman sistem epitermal pada permukaan saat ini sangat penting. Misalnya, dari deskripsi sinter silika yang berasosiasi dengan bukti lainnya akan menunjukkan suhu 200°C, yang berarti bahwa permukaan saat ini kedalaman purbanya sekitar 150 meter.

Suatu rekontruksi ini akan menolong bagi pengujian langsung untuk waktu atau tahap berikutnya ke arah mana letak mineralisasi sistem epitermal fosil, baik dalam penerapan model selama eksplorasi maupun dalam pengujian model untuk pengembangan model eksplorasi. Pendekatan ini paling berguna, bilamana hanya sebagian sistem fosil yang tersingkapkan, sedangkan selebihnya berada di bawah penutup yang ada setelah mineralisasi terbentuk (post-mineralization), misalnya, tertutupi oleh debu volkanik atau sedimen lakustrin, atau dimana sistem sebagian telah tererosikan.

Misalnya, karena dasar Zone Advanced Argillic dapat menampilkan kembali fosil zone percampuran (mixing zones), semuanya dipelajari secara terinci, sebagaimana endapan emas dapat terbentuk pada antar-muka (interface) jenis-jenis alterasi. Inklusi-inklusi fluida dapat membantu untuk mendeduksikan gradien suhu dan penemuan fosil zone pendidihan (boiling zones).  

 
 Previous | Bottom | Top      
 

Metode dan Alat

  Penggunaan metode dan alat-alat yang terbanyak oleh ahli ekplorasi adalah:
  1. Pengenalan semua ciri-ciri zonasi mineral (mineral zoning),
  2. Studi geokimia,
  3. Studi petrografi,
  4. Studi inklusi fluida (fluid inclusion), dan
  5. Studi difraksi sinar-X (XRD)

Penggunaan metode dan alat-alat di atas merupakan dasar untuk mendeduksi dimana posisi conto yang dianalisis itu berada di dalam sistem geotermal fosilnya.

Pengenalan spesies mineral kunci (key minerals) yang dipilih dan perbandingan-perbandingan kelimpahannya dalam batuan-batuan yang teralterasikan dapat memperlihatkan kecenderungan mineralisasi, dan menyingkapkan tabir yang tidak tercerminkan oleh setiap parameter yang lainnya. Meskipun demikian, harus diakui bahwa pola-pola mineralogi dan zoning dapat berlain-lainan dalam sistem-sistem yang berbeda, misalnya, suatu model zonasi mineral tidak selalu dapat diterapkan pada semua keadaan.

Studi mineralogi alterasi dengan XRD terutama relevan dalam daerah acid-leach, dimana pengenalan mineral sulit dilakukan. Daerah dengan penutup seperti ini sering merupakan daerah yang "secara geokimia mati", meskipun kejadian mineralisasi yang menguntungkan (ore-grade mineralization) mungkin terjadi di bawah penutup tersebut. Saat ini, apa yang disebut mengenai teknik-teknik akademik (sepertri Petrologi, XRD, Inklusi Fluida) bertambah penting dalam mengarahkan program-program eksplorasi mineral.  

 
Top      
 
Main Page Home Survey Feedback E-mail Me
 
Terrasia!
Last revised: July 06, 2000